Tentangku

Ayah-Bunda

Ayah-Bunda

K E S U M A

Engkau hijaukan pepohonan di lembah bukit
membasahi dedaunan dengan tetesan embun
melemparkan seberkas cahaya pada kesejukannya
melukiskan kesuma pada keutuhannya

Engkau susun irama kicau burung di atas dahan
merangkai nadanya dengan senandung kejujuran
menuliskan syair pada nyanyiannya
melantunkan kesuma pada kemerduannya

Engkau alirkan mata air dari puncak gunung
membagi jalurnya hingga menjadi tetesan
membentuk pecahan-pecahan kristal
menyiratkan makna kesuma pada kejernihannya

Engkau selimuti langit dengan gemintang
Laksana mutiara di kedalaman laut
Bahasamu adalah sabda kekayaan cakrawala
Yang engkau nafkahkan kepada bumi
Menjadikan kesuma sebagai pandangannya

Engkau lantunkan kerinduan di dalam jiwa para pecinta
hingga mengalirkan harapan pada perasaannya
meski ada keresahan yang terkungkung dari balik tirai
menghempaskan kelelahan pada perjalanannya
berbait-bait syair telah tersusun
selalu menciptakan semangat baru pada kehidupan
melambangkan kesuma pada kejujurannya

Engkaulah kesuma …
Mewarnakan merah kesumba pada bunga-bunga
Melahirkan cahaya pada wajah-wajah penyair kelana
Menciptakan romantika ….
Melantunkan dinamika ….
Memberikan nilai pada monotonitas budaya …
Menaruh sakral pada ritualitas keadilan …
Dan menyodorkan singgasana pada kearifan …

Tetaplah pada keabadianmu, Wahai Kesuma … !!!

Banda Aceh, 07 Mei 2000

7 responses to “Tentangku

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s