Do’a Indian Sioux

 

Wahai Yang Maha Agung,
yang suara-Mu terdengar dalam angin berhembus
Engkau, yang nafas-Mu menjadikan bumi hidup
Dengarlah permohonanku

Hamba, satu dari ciptaan-Mu, menghadap Engkau
Hamba, yang kecil dan lemah
butuh kekuatan dan kebijaksanaan-Mu

Perjalankan hamba senantiasa dalam keindahan
Jadikan mataku tak pernah lupa indahnya lembayung surut mentari
Jadikan tanganku selalu menghargai apa yang telah Kau ciptakan
Jadikan telinga hamba tajam mendengar-Mu
Jadikan hamba bijak, agar hamba mengerti
ilmu yang kau ajarkan pada semua ciptaan-Mu :
Ilmu yang Engkau sematkan pada setiap helai dedaunan dan batu

Jadikan hamba kuat!
Bukan untuk bangga berjaya atas semua saudaraku,
tapi untuk bertarung
dengan lawan terbesarku:
Diriku sendiri

Jadikan hamba selalu siap untuk datang pada-Mu
dengan mata yang tegak memandang ke depan
Agar saat nafasku surut seperti terbenamnya matahari
Jiwaku bisa melangkah ke arah-Mu
tanpa merasa malu

Amin

Do’a Suku Indian Sioux, terjemahan bahasa Inggris oleh Kepala Suku Yellow Lark (Lakota)
Diterjemahkan oleh Herry Mardian, terinspirasi dan diadaptasi dari terjemahan bebas Lucky G. Adhipurna dan dari teks asli.

Tidak banyak yang mengetahui bahawa penduduk asli Amerika suku Indian telah berhubungan dengan Islam. Bahkan menyerap nilai nilai islam bahkan sebagian dari mereka sudah memeluk Islam sejak sangat lama mulai lebih dari seribu tahun yang lalu oleh beberapa pelancong Muslim awal yang mengunjungi Amerika. Ini sangat jarang disebutkan dalam teks sejarah manapun.

Menurut pengakuan seorang keturunan indian suku Cherokee Blackfoot bernama Eagle Sun Walker (nama islamnya:Mahir Abdal-Razzaaq El ) Menurut ia jika kita melihat di buku-buku atau literartur kuno suku indian Cherooke akan di temui kosa kata yang mirip dengan lafal kata “Allah ” bahkan ada sebuah kota yang di beri nama dari serapan kata indian-arab; Tallahassee (ibu kota negara bagian Florida) yang berarti bahwa Dia Allah akan memberikan Anda suatu saat nanti.

Selanjutnya jika kita perhatikan sebagian pakaian pria dan wanita suku indian Cherokee baik itu dalam literatur maupun film terkesan cukup menutup aurat pertanda nilai-nilai islam juga terserap dalam etika berbusana, yang cukup mengesankan kepala suku terakhir Cherooke pada tahun 1866 bernama islam yaitu Muslim Ramadhan Ibnu Wati.

Serapan Islam dalam makna keberserahan diri kepada Allah juga di temukan pada suku2 Indian lainnya seperti suku Sioux, tercermin dalam doa tersebut di atas (dalam teks asli lebih kepada mantera tapi saya cenderung memahaminya sebagi sebuah doa permoonan kepada Allah).

Sumber :

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s